Menggunakan Visual Aid untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara (Speaking) Siswa SMA Kelas X Tahun Ajaran 2013/2014 di Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir Pekanbaru
Syaifullah, Syaifullah
Pada siswa/i kelas X SMA yang ada di Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir,
khususnya di SMA Budi Luhur, peneliti menemukan bahwa siswa/I mengalami masalah
dalam speaking. Masalah ini disebabkan oleh beberapa faktor salah satu diantaranya
adalah rasa malu atau takut salah. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti dan
kolaborator, guru bahasa Inggris di kelas X SMA Budi Luhur bekerjasama melakukan
penelitian kolaborasi, Penelitian Tindakan Kelas (PTK), pengajaran bahasa Inggris
dengan menggunakan media Visual Aid. Penelitian ini telah dilakukan sebanyak dua
siklus atau delapan pertemuan. Sebelum melakukan tindakan, peneliti mendapatkan data
awal tentang nilai speaking mereka yaitu 50. Nilai ini belum mencapai target Kriteria
Ketuntasan Minimum (KKM). Setelah melakukan tindakan, pada siklus I, peneliti dan
kolaborator menemukan perobahan terhadap kemampuan speaking siswa/I kelas X SMA
Budi Luhur dengan menggunakan Visual Aid. Nilai rata-rata mereka menjadi 62,8. Nilai
ini juga belum mencapai atau melebihi nilai KKM yaitu 70. Setelah dilakukan tindakan
pada siklus II, nilai speaking siswa juga tidak ada peningkatan. Malahan nilai mereka
jauh lebih buruk dari sebelumnya. Dari 30 orang siswa, hanya 1 orang yang mau
berbicara dengan menggunakan Vidoe sebagai Visual Aid. Dari hasil wawancara
diketahui ada beberapa hal yang menyebabkan kemampuan speaking mereka rendah;
belum ada kemauan untuk berbicara, susah untuk mengucapkan kosakata, kurangnya
kosakata, susah memahami kosakata, dan tidak ada minat untuk belajar bahasa Inggris.
Kesimpulannya Visual Aid tidak cocok digunakan di kelas X SMA Budi Luhur untuk
meningkatkan kemampuan berbicara mereka.
Kata Kunci: Kemampuan Berbicara, Visual Aid, Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
khususnya di SMA Budi Luhur, peneliti menemukan bahwa siswa/I mengalami masalah
dalam speaking. Masalah ini disebabkan oleh beberapa faktor salah satu diantaranya
adalah rasa malu atau takut salah. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti dan
kolaborator, guru bahasa Inggris di kelas X SMA Budi Luhur bekerjasama melakukan
penelitian kolaborasi, Penelitian Tindakan Kelas (PTK), pengajaran bahasa Inggris
dengan menggunakan media Visual Aid. Penelitian ini telah dilakukan sebanyak dua
siklus atau delapan pertemuan. Sebelum melakukan tindakan, peneliti mendapatkan data
awal tentang nilai speaking mereka yaitu 50. Nilai ini belum mencapai target Kriteria
Ketuntasan Minimum (KKM). Setelah melakukan tindakan, pada siklus I, peneliti dan
kolaborator menemukan perobahan terhadap kemampuan speaking siswa/I kelas X SMA
Budi Luhur dengan menggunakan Visual Aid. Nilai rata-rata mereka menjadi 62,8. Nilai
ini juga belum mencapai atau melebihi nilai KKM yaitu 70. Setelah dilakukan tindakan
pada siklus II, nilai speaking siswa juga tidak ada peningkatan. Malahan nilai mereka
jauh lebih buruk dari sebelumnya. Dari 30 orang siswa, hanya 1 orang yang mau
berbicara dengan menggunakan Vidoe sebagai Visual Aid. Dari hasil wawancara
diketahui ada beberapa hal yang menyebabkan kemampuan speaking mereka rendah;
belum ada kemauan untuk berbicara, susah untuk mengucapkan kosakata, kurangnya
kosakata, susah memahami kosakata, dan tidak ada minat untuk belajar bahasa Inggris.
Kesimpulannya Visual Aid tidak cocok digunakan di kelas X SMA Budi Luhur untuk
meningkatkan kemampuan berbicara mereka.
Kata Kunci: Kemampuan Berbicara, Visual Aid, Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
Detail Information
- Publisher
- Faculty of Teachers Training and Education University of Lancang Kuning.
- Tahun
- 2017
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2019-10-21T10:14:55Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah